Kelangsungan Hidup dan Kejadian Penyakit Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) pada Berbagai Lama Pengendapan Air setelah Pengangkutan

Moga Harpenas, Bambang Sulistiyarto, Infa Minggawati, Nyata Susila

Sari


Proses pengangkutan benih merupakan tahap kritis yang dapat menyebabkan ikan mengalami stres fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelangsungan hidup dan kejadian penyakit benih ikan lele Sangkuriang setelah pengangkutan pada berbagai lama pengendapan air. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan empat perlakuan lama pengendapan air, yaitu 0, 3, 6, dan 9 hari, dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup, mortalitas, kejadian penyakit, perilaku ikan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup pada perlakuan tanpa pengendapan air (0 hari) sebesar 96,67%, sedangkan perlakuan pengendapan air selama 3, 6, dan 9 hari masing-masing mencapai 100%. Kejadian penyakit tidak ditemukan pada seluruh perlakuan sehingga prevalensi penyakit sebesar 0%. Parameter kualitas air selama penelitian masih mampu mendukung kehidupan benih ikan lele Sangkuriang, dengan suhu berkisar 29,9–30,8 °C, pH 7,8–8,0, dan oksigen terlarut (DO) 2,0–2,3 mg/L.

Kata kunci: benih ikan lele, pengendapan air, pengangkutan ikan, kualitas air

Teks Lengkap:

PDF